TUGAS III JENIS-JENIS
PROTOKOL DAN PEMANFAATANNYA
Protokol
adalah sebuah aturan atau standar yang mengatur atau mengijinkan terjadinya
hubungan, komunikasi, dan perpindahan data antara dua atau lebih titik
komputer. Protokol dapat diterapkan pada perangkat keras, perangkat lunak atau
kombinasi dari keduanya. Protokol juga digunakan untuk menetukan jenis layanan
yang akan dilakukan pada internet.
Adapun jenis-jenis protocol yaitu:
- TCP/IP
(Transmission Control Protocol/Internet Protocol) adalah
standar komunikasi internet dalam proses tukar menukar data dari satu
komputer ke komputer lain di dalam jaringan internet. Protokol ini
tidaklah dapat berdiri sendiri, karena memang protokol ini berupa kumpulan
protokol (protocol suite). Pada TCP/IP terdapat beberapa protokol sub yang
menangani masalah komunikasi antar komputer.
- TelNet
(Telecommunication Network) adalah sebuah protokol jaringan yang digunakan
untuk koneksi internet atau Local Area Network. Pemanfaatannya yaitu
Network Terminal Protocol, menyediakan remote login dalam jaringan.
- FTP
(File Transfer Protocol) adalah sebuah protokol internet yang berjalan di
dalam lapisan aplikasi yang merupakan standar untuk pentransferan berkas
atau file komputer antar mesin-mesin dalam sebuah internetwork.
Pemanfaatannya yaitu digunakan untuk file transfer.
- SMTP
(Simple Mail Transfer Protocol) adalah suatu protokol yang
umum digunakan untuk pengiriman surat elektronik atau email di Internet.
Protokol ini gunakan untuk mengirimkan data dari komputer pengirim surat
elektronik ke server surat elektronik penerima.
Pemanfaatannya
yaitu digunakan untuk mengirimkan surat elektronik atau email.
- RIP
(Routing Information Protocol) adalah protokol yang digunkan
untuk routing.
- NFS
(Network File System) adalah protokol yang digunakan untuk sharing
file terhadap berbagai host dalam jaringan.
- TCP
(Transmission Control Protocol) merupakan salah satu protokol
inti dari Internet Protocol Suite. TCP merupakan salah satu dari dua
komponen asli suite dan yang lainnya adalah Internet Protocol (IP),
sehingga disebut sebagai TCP/IP.
Pemanfaatannya
yaitu untuk pertukaran data berorientasi (connection oriented).
- UDP
(User Datagram Protocol) adalah salah satu protokol lapisan transport
TCP/IP yang mendukung komunikasi yang tidak andal (unreliable), tanpa
koneksi (connectionless) antara host-host dalam jaringan yang menggunakan
TCP/IP.
Pemanfaatannya
yaitu untuk pertukaran data non-orientasi (connectionless).
- IP
(Internet Protocol) adalah protokol yang digunakan untuk melakukan
komunikasi data melalui sebuah internetwork packet-switched yang
menggunakan Internet Protocol Suite, juga disebut sebagai TCP/IP. IP
adalah protokol utama dalam Layer Internet Protocol Suite dan mempunyai tugas
untuk menyampaikan datagram, protokol dibedakan (paket) dari sumber host
ke host tujuan semata-mata berdasarkan alamat mereka.
Pemanfaatannya
yaitu untuk menetapkan routing.
- ARP
(Address Resolution Protocol) adalah protokol yang digunakan untuk mendapatkan
informasi hardware dari nomor IP.
- DHCP
(Dynamic Host Configuration Protocol) adalah protokol yang digunakan
untuk distribusi IP pada jaringan dengan jumlah IP yang terbatas.
- MIME
(Multipurpose Internet Mail Extention) adalah suatu protokol yang
digunakan untuk mengirim file binary dalam bentuk teks.
- SSL
(Secure Socket Layer) merupakan sistem yang digunakan untuk
mengenkripsi pengiriman informasi pada internet, sehingga data dapat
dikirim dengan aman.
Pemanfaatan
protokol SSL yaitu:
- Mengatur
keamanan dan integritas menggunakan enkripsi, autentikasi, dan kode
autentikasi pesan.
- Menyedikan
privasi komunikasi di internet.
- Digunakan
tidak hanya keamanan koneksi web, tetapi untuk berbagai aplikasi yang
memerlukan enkripsi jaringan end-to-end.
- DNS
(Domain Name System) adalah distribusi database sistem yang digunakan
untuk pencarian nama komputer di jaringan yang mengunakan TCP/IP
(Transmission Control Protocol/Internet Protocol). Pemanfaatannya yaitu
biasa digunakan pada aplikasi yang terhubung ke internet seperti web
browser atau e-mail, dimana DNS membantu memetakan host name sebuah
komputer ke IP address. Selain digunakan di internet, DNS juga dapat di
implementasikan ke private network atau intranet.
- PPP
(Point-to-Point Protocol) adalah sebuah protokol enkapsulasi paket
jaringan yang banyak digunakan pada Wide Area Network (WAN). Protokol ini
merupakan standar industri yang berjalan pada lapisan data-link dan
dikembangkan pada awal tahun 1990-an sebagai respon terhadap masalah-masalah
yang terjadi pada protokol Serial Line Internet Protocol (SLIP), yang
hanya mendukung pengalamatan IP statis kepada para kliennya. Dibandingkan
dengan pendahulunya (SLIP), PPP jauh lebih baik, mengingat kerja protokol
ini lebih cepat, menawarkan koreksi kesalahan, dan negosiasi sesi secara
dinamis tanpa adanya intervensi dari pengguna. Selain itu, protokol ini
juga mendukung banyak protokol-protokol jaringan secara simultan.
- SLIP
(Serial Line Internet Protocol) adalah sebuah protokol yang
memungkinkan pemindahan data IP melalui saluran telepon. Alat bantu
lainnya dalam SLIP adalah PPP yang mendeteksi kesalahan dan konfigurasi.
- Internet
Control Message Protocol (ICMP) adalah salah satu protokol
inti dari Internet Protocol Suite. Hal ini terutama digunakan oleh sistem
komputer jaringan operasi untuk mengirim pesan kesalahan, yang
menunjukkan, misalnya, bahwa layanan yang diminta tidak tersedia atau
bahwa host atau router tidak bisa dihubungi atau bahwa computer tujuan
tidak bisa dijangkau.
- POP3
(Post Office Protocol) adalah protokol yang digunakan untuk mengambil
email dari email server. Protokol POP3 dibuat karena desain dari sistem
email yang mengharuskan adanya email server yang menampung email untuk
sementara sampai email tersebut diambil oleh penerima yang berhak.
Kehadiran email server ini disebabkan kenyataan hanya sebagian kecil dari
komputer penerima email yang terus-menerus melakukan koneksi ke jaringan
internet.
- IMAP
(Internet Message Access Protocol) adalah protokol standar untuk
mengakses atau mengambil e-mail dari server. IMAP memungkinkan pengguna
memilih pesan e-mail yang akan ia ambil, membuat folder di server, mencari
pesan e-mail tertentu, bahkan menghapus pesan e-mail yang ada.
- HTTP
(Hypertext Transfer Protocol) adalah suatu protokol yang digunakan oleh WWW
(World Wide Web) dan mendefinisikan bagaimana suatu pesan bisa diformat
dan dikirimkan dari server ke client. HTTP juga mengatur aksi-aksi apa
saja yang harus dilakukan oleh web server dan juga web browser sebagai
respon atas perintah-perintah yang ada pada protokol HTTP ini.
Pemanfaatannya yaitu untuk web browsing.
- HTTPS adalah
versi aman dari HTTP yakni protokol komunikasi dari World Wide Web (WWW)
dan untuk menyediakan autentikasi dan komunikasi tersandi dan penggunaan
dalam komersi elektris. Selain menggunakan komunikasi plain text, HTTPS
menyandikan data sesi menggunakan protokol SSL (Secure Socket layer) atau
protokol TLS (Transport Layer Security). Kedua protokol tersebut
memberikan perlindungan yang memadai dari serangan eavesdroppers, dan man
in the middle attacks.
Tingkat
keamanan tergantung pada ketepatan dalam mengimplementasikan pada browser web
dan perangkat lunak server dan didukung oleh algoritma penyandian yang aktual.
Oleh karena itu, pada halaman web digunakan HTTPS, dan URL yang digunakan
dimulai dengan ‘https://’ bukan dengan ‘http://’
- SSH
(Sucure Shell) adalah protokol jaringan yang memungkinkan
pertukaran data secara aman antara dua komputer. SSH dapat digunakan untuk
mengendalikan komputer dari jarak jauh, mengirim file, membuat Tunnel yang
terrenkripsi.
- LDAP
(Lightweight Directory Access Protocol) adalah protokol perangkat
lunak untuk memungkinkan semua orang mencari resource organisasi,
perorangan dan lainnya, seperti file atau printer di dalam jaringan baik
di internet atau intranet. Protokol LDAP membentuk sebuah direktori yang
berisi hirarki pohon yang memiliki cabang, mulai dari negara, organisasi,
departemen sampai dengan perorangan. Dengan menggunakan LDAP, seseorang
dapat mencari informasi mengenai orang lain tanpa mengetahui lokasi orang
yang akan dicari itu.
- IMAP
(Internet Message Access Protocol) adalah salah satu dari dua
protokol standar internet yang paling umum digunakan untuk pengambilan
e-mail yang sedang berinteraksi pada Post Office Protocol (POP).
- LDAP
(Lightweight Directory Access Protocol) adalah sebuah protokol
aplikasi untuk queri dan memodifikasi data menggunakan layanan direktori
yang berjalan melalui TCP/IP. Direktori adalah satu set obyek dengan
atribut yang diselenggarakan secara logis dan hirarkis. Sebuah contoh
sederhana adalah direktori telepon, yang terdiri dari daftar nama (baik
orang atau organisasi) yang diselenggarakan abjad, dengan nama
masing-masing memiliki alamat dan nomor telepon yang terkait dengannya.
Direktori
LDAP sering mencerminkan politik, geografis, dan atau batas-batas organisasi,
tergantung pada model yang dipilih. LDAP deployments hal ini cenderung
menggunakan Domain Name System (DNS) nama untuk penataan tingkat paling atas
hirarki. Lebih dalam direktori entri mungkin muncul mewakili orang-orang, unit
organisasi, printer, dokumen, kelompok orang atau hal lain yang merupakan
catatan pohon tertentu (atau beberapa entri).
- OSPF
(Open Shortest Path First) adalah protokol yang digunakan untuk routing.
JENIS JARINGAN INTERNET
1. LAN ( Local Area Network)
Adalah sebuah jaringan yang
jangkauan nya hanya 100 meter saja, biasanya terdapat dalam sebuah gedung atau
kampus bisa dikatana jug jaringan milik pribadi.
2. MAN ( Metropolitan Area
Network )
Kalau jenis yang ini satu tingkat
lebih luas dari jaringan jenis LAN, jagkauannya mencapai 10-50 km atau bisa
dikatakan jangkauan nya bisa mencapai satu kota, misal seperti kampus,
perkantoran, pemerintahan, dan sebagainya yang berada di suatu kota dengan
mengunakan jaringan MAN ini bisa saling berhubungan.
3. WAN ( Wide Area Network )
Jenis jaringan ini yang jangkauan
jaringan nya paling luas dari jenis LAN dan MAN, yang mana jangkaun WAN ini
bisa mencakup satu negara atau bahkan satu benua dengan melewati batas geografis
negara dan milik umum.
4. INTERNET (Interconnection
Networking)
Internet disebut juga jaringan
komputer yang memiliki jangkauan hingga menjangkau keseluruh pelosok
dunia . Atau bisa dikatakan suatu jaringan dalam jaringan yang menghubungkan
satu komputer dengan berjuta komputer didunia. Jaringan ini adalah yang paling
powerfull dalam hal pertukaran data karena kecepatannya bisa sangat tinggi.
Jaringan ini seringkali dimanfaatkan untuk berbagi informasi secara global yang
meliputi pendidikan, hiburan, teknologi, dan lain-lain.
5. WIRELESS ( Jaringan Tanpa Kabel )
Jaringan Wireless ( NIRKABEL),
jaringan ini tidak menggunakan kabel seperti jenis jaringan yang
lain dan jaringan ini merupakan jaringan yang paling praktis. Di mana di dalam
pengoperasiannya hanya mengandalkan teknologi radio/frekuensi.
http://blogseobrilliant.blogspot.com/2014/01/macam-macam-jaringan-internet.html
Pengertian, keuntungan
& kerugian E-government
1.
Pengertian E-Government
E-Government merupakan kependekan
dari elektronik pemerintah. E-Governtment biasa dikenal e-gov, pemerintah
digital, online pemerintah atau pemerintah transformasi.
E-Government adalah Suatu upaya untuk mengembangkan penyalenggaraan
kepemerintahan yang berbasis elektronik. Suatu penataan system manajemen dan
proses kerja di lingkungan pemerintah dengan mengoptimalkan pemanfaatan
teknologi informasi dan komunikasi. Atau E-Goverment adalah
penggunaan teknologi informasi oleh pemerintah untuk memberikan informasi dan
pelayanan bagi warganya, urusan bisnis, serta hal-hal lain yang berkenaan
dengan pemerintahan. e-Government dapat diaplikasikan pada legislatif,
yudikatif, atau administrasi publik, untuk meningkatkan efisiensi internal,
menyampaikan pelayanan publik, atau proses kepemerintahan yang demokratis.
Ada tiga model penyampaian E-Government, antara lain :
a.
Government-to-Citizen atau Government-to-Customer (G2C)
Adalah penyampaian layanan
publik dan informasi satu arah oleh pemerintah ke masyarakat, Memungkinkan
pertukaran informasi dan komunikasi antara masyarakat dan pemerintah,
contohnya G2C : Pajak online, mencari Pekerjaan, Layanan Jaminan
sosial, Dokumen pribadi (Kelahiran dan Akte perkawinan, Aplikasi Paspor,
Lisensi Pengarah), Layanan imigrasi,
Layanan kesehatan, Beasiswa, penanggulangan bencana.
b.
Government-to-Business (G2B)
Adalah transaksi-transaksi
elektronik dimana pemerintah menyediakan berbagai informasi yang dibutuhkan
bagi kalangan bisnis untuk bertransaksi dengan pemerintah.Mengarah kepada
pemasaran produk dan jasa ke pemerintah untuk membantu pemerintah menjadi lebih
efisien melalui peningkatan proses bisnis dan manajemen data elektronik.
Aplikasi yang memfasilitasi interaksi G2B maupun B2G adalah Sistem
e-procurement.
Contoh : Pajak perseroan, Peluang Bisnis, Pendaftaran perusahaan,
peraturan pemerintah (Hukum Bisnis), Pelelangan dan penjualan yang dilaksanakan
oleh pemerintah, hak paten merk dagang, dll
c.
Government-to-Government (G2G)
Adalah Memungkinkan komunikasi
dan pertukaran informasi online antar departemen atau lembaga pemerintahan
melalui basisdata terintegrasi.
Contoh :
Konsultasi secara online,blogging untuk kalangan legislative, pendidikan secara
online, pelayanan kepada masyarakat secara terpadu.
Keuntungan E-Goverment bagi rakyat
1.
Pelayanan servis yang lebih baik kepada masyarakat. Informasidapat
disediakan 24 jam, 7 hari dalam seminggu, tanpa harus menunggu dibukanya kantor
. Informasi dapat dicari dari kantor, rumah, tanpa harus secara fisik datang ke
kantor pemerintahan.
2. Peningkatan hubungan antara
pemeritah, pelaku bisnis, dan masyarakat umum. Adanya keterbukaan [transparansi
] maka diharapkan hubungan antara berbagai pihak menjadi lebih baik.
Keterbukaan ini menghilangkan saling curiga dan kekesalan dari semua pihak.
3. Pemberdayaan msyarakat melalui
informasi yang mudah diperoleh. Dengan adanya informasi yang mencukupi,
masyarakat akan belajar untuk dapat menentukan pilihannya. Sebagai contoh,
data-data tentang sekolah; jumlah kelas, daya tampung murid, passing grade, dan
sebagainya, dapat ditampilkan secara online dan digunakan oleh orang tua untuk
memilih sekolah yang pas untuk anaknya.
4.
Pelaksanaan pemerintahan yang lebih efisien . Sebagai contoh,
koordinasi pemerintahan dapat
dilakukan melaluji e-mail atau bahkan vidio confernce.
5. Tenologi Informasi dan Komunikasi
yang dikembangkan dalam pemerintahan atau yang disebut e-government membuat
masyarakat semakin mudah dalam mengakses kebijakan pemerintah sehingga program
yang dicanangkan pemerintah dapat berjalan dengan lancar.
6. e-government juga dapat mendukung pengelolaan pemerintahan yang
lebih efisien, dan bisa meningkatkan komunikasi antara pemerintah dengan sektor
usaha dan industri.
7. Masyarakat dapat memberi masukan
mengenai kebijakan-kebijakan yang
dibuaat oleh pemerintah sehingga dapat memperbaiki kinerja pemerinta8. Selain tampilan dan paduan
warna yang menarik, informasi-infromasi yang disajikan sangatlah lengkap dan up
to date.
9. Terdapatnya informasi transportasi,
informasi valuta asing, serta info tentang tinggi muka air.
10. Website ini mencakup banyak aspek
seperti hukum, agama, sosial dan budaya, bisnis dan kawasan bisnisnya,
pendidikan, dan sebagainya.
11. Semua terbuka untuk pemerintah dan masyarakat.
Kerugian E-Goverment bagi rakyat
1. Semakin bebasnya masyarakat
mengakses situs pemerintah akan membuka peluang terjadinya cyber crime yang
dapat merusak system TIK pada e-government. Misalnya kasus pembobolan situs KPU
ketika penyelenggaraan Pemilu oleh seorang cracker.
2. Kurangnya interaksi atau komunikasi antara
admin (pemerintah) dengan masyarakat, karena e- government dibuat untuk saling
berinteraksi antara pemerintah, masyarakat, dan pihak lain yang berkepentingan.
3. Kelemahan utama tentang e-government adalah kurangnya
kesetaraan dalam akses publik untuk keandalan, internet informasi di web, dan
agenda tersembunyi dari kelompok pemerintah yang dapat mempengaruhi dan bias
opini publik.
4. Pelayanan yang diberikan situs pemerintah
belum ditunjang oleh system manajemen dan proses kerja yang efektif karena
kesiapan peraturan,prosedur dan keterbataasan SDM sangat membatasi penetrasi
komputerisasi k dalam system pemerintahan
5. Belum mapannya strategi serta
tidak memaadainya anggaran yang dialokasikan untuk pengembanngan e-government
6. Inisiatif merupakan upaya
instansi secara sendiri-sendiri, dengan demikian sejumlah faktor seperti
standardisasi, keamanan informasi, otentikasi, dan berbagai alikasi dasar yang
memungkinkkan interoperabilitas antar situs secara andal, aman, dan terpercaya
kurang mendapat perhatian
7. Kesenjangan kemampuan masyarakat
untuk mengakses jaringan internet
Pengertian E-Commerce
Definisi E-Commerce menurut Laudon & Laudon (1998), E-Commerce adalah suatu
proses membeli dan menjual produk-produk secara elektronik oleh konsumen dan
dari perusahaan ke perusahaan dengan computer sebagai perantara transaksi
bisnis.
E-Commerce atau yang biasa disebut juga dengan
istilah Ecom atau Emmerce atau EC merupakan pertukaran bisnis yang rutin dengan
menggunakan transmisi Electronic Data Interchange (EDI), email, electronic
bulletin boards, mesin faksimili, dan Electronic Funds Transfer yang berkenaan
dengan transaksi-transaksi belanja di Internet shopping,
Stock online dan surat obligasi, download dan penjualan software,
dokumen, grafik, musik, dan lain-lainnya, serta transaksi Business to Business
(B2B). (Wahana Komputer Semarang 2002).
Sedangkan definisi E-Commerce menurut David Baum
(1999, pp. 36-34) yaitu: E-Commerce is a dynamic set of technologies,
applications, and bussines process that link enterprises, consumers, and
communities through electronics transactions and the electronic exchange of
goods, services, and informations.
Diterjemahkan oleh Onno. W. Purbo: E-Commerce
merupakan satu set dinamis teknologi, aplikasi, dan proses bisnis yang
menghubungkan perusahaan, konsumen, dan komunitas tertentu melalui transaksi
elektronik dan perdagangan barang, pelavanan, dan informasi yang dilakukan
secara elektronik.
Definisi dari E-Commerce menurut Kalakota dan Whinston (1997) dapat ditinjau dalam 3 perspektif
berikut:
1. Dari perspektif komunikasi, E-Commerce adalah
pengiriman barang, layanan, informasi, atau pembayaran melalui jaringan
komputer atau melalui peralatan elektronik lainnya.
2. Dari perspektif proses bisnis, E-Commerce adalah
aplikasi dari teknologi yang
menuju otomatisasi dari transaksi bisnis dan
aliran kerja.
3. Dari perspektif layanan, E-Commerce merupakan
suatu alat yang memenuhi keinginan perusahaan, konsumen, dan manajemen untuk
memangkas biaya layanan (service cost) ketika meningkatkan kualitas barang dan
meningkatkan kecepatan layanan pengiriman.
4. Dari perspektif online, E-Commerce
menyediakan kemampuan untuk membeli dan menjual barang ataupun informasi
melalui internet dan sarana online lainnya.
Jenis-jenis E-Commerce
Kegiatan E-Commerce mencakup banyak hal, untuk
membedakannya E-Commerce dibedakan menjadi 2 berdasarkan karakteristiknya:
1. Business to Business, karakteristiknya:
• Trading partners yang sudah saling mengetahui
dan antara mereka sudah terjalin hubungan yang berlangsung cukup lama.
• Pertukaran data dilakukan secara
berulang-ulang dan berkala dengan format data yang telah disepakati bersama.
• Salah satu pelaku tidak harus menunggu rekan
mereka lainnya untuk mengirimkan data.
• Model yang umum digunakan adalah peer to peer,
di mana processing intelligence dapat didistribusikan di kedua pelaku bisnis.
2. Business to Consumer, karakteristiknya:
• Terbuka untuk umum, di mana informasi disebarkan secra umum pula.
• Servis yang digunakan juga bersifat umum, sehingga dapat digunakan oleh orang
banyak.
• Servis yang digunakan berdasarkan permintaan.
• Sering dilakukan sistim pendekatan client-server. (Onno W. Purbo & Aang
Arif. W; Mengenal E-Commerce, hal 4-5)
Tujuan Menggunakan E-Commerce dalam Dunia Bisnis
Tujuan suatu perusahaan menggunakan sistim E-Commerce adalah dengan menggunakan
E-Commerce maka perusahaan dapat lebih efisien dan efektif dalam meningkatkan
keuntungannya.
Mantaat Menggunakan E-Commerce dalam Dunia Bisnis
Manfaat dalam menggunakan E-Commerce dalam suatu perusahaan sebagai sistem
transaksi adalah:
a. Dapat meningkatkan market exposure (pangsa pasar).
Transaksi on-line yang membuat semua orang di seluruh dunia dapat memesan dan
membeli produk yang
dijual hanya dengan melalui media computer dan tidak terbatas jarak dan waktu.
b. Menurunkan biaya operasional
(operating cost).
Transaksi E-Commerce adalah transaksi yang sebagian besar operasionalnya
diprogram di dalam komputer sehingga biaya-biaya seperti showroom, bebangaji yang
berlebihan, dan lain-lain tidak perlu terjadi
c. Melebarkan jangkauan (global reach).
Transaksi on-line yang dapat diakses oleh semua orang di dunia tidak terbatas
tempat dan waktu karena semua orang dapat mengaksesnya hanya dengan menggunakan
media perantara komputer.
d. Meningkatkan customer loyalty.
Ini disebabkan karena sistem transaksi E-Commerce menyediakan informasi secara
lengkap dan informasi tersebut dapat diakses setiap waktu selain itu dalam hal
pembelian juga dapat dilakukan setiap waktu bahkan konsumen dapat memilih
sendiri produk yang dia inginkan.
e. Meningkatkan supply management.
Transaksi E-Commerce menyebabkan pengefisienan biaya operasional pada
perusahaan terutama pada jumlah karyawan dan jumlah stok barang yang tersedia
sehingga untuk lebih menyempurnakan pengefisienan biaya tersebut maka sistem
supply management yang baik harus ditingkatkan.
f Memperpendek waktu produksi.
Pada suatu perusahaan yang terdiri dari berbagai divisi atau sebuah distributor
di mana dalam pemesanan bahan baku atau produk yang akan dijual apabila
kehabisan barang dapat memesannya setiap waktu karena on-line serta akan lebih
cepat dan teratur karena semuanya secara langsung terprogram dalam komputer.
Pernyataan-pernyataan Onno W. Purbo di atas juga didukung oleh permyataan Laura
Mannisto (International Telecommunication Union, Asia and the Future of the
World Economic System, 18 March 1999, London), yaitu:
a. Ketersediaan informasi yang lebih banyak dan mudah diakses Ketersediaan
informasi produksi dan harga dapat diakses oleh pembeli, penjual, produsen dan
distributor.
b. Globalisasi Produksi, distribusi dan layanan konsumen : jarak dan waktu
relatif lebih pendek, sehingga perusahaan dapat berhubungan dengan rekan bisnis
di lain negara dan melayani konsumen lebih cepat. Produsen dapat memilih tempat
untuk memproduksi dan melayani konsumen tidak tergantung dimana konsumen itu
berada. Perusahaan yang berada di negara berpendapatan rendah dapat mengakses
informasi dan membuat kontak bisnis tanpa harus mengeluarkan biaya tinggi.
c. Mengurangi biaya transaksi dengan adanya system order, pembayaran dan
logistik secara online dan otomatis.
Ancaman Menggunakan E-Commerce (Threats)
Threats merupakan kemungkinan-kemungkinan munculnya kejadian yang dapat
membahayakan asset-aset yang berharga.
Ada beberapa bentuk ancaman yang mungkin terjadi:
• System Penetration
Orang-orang yang tidak berhak melakukan akses ke system computer dapat dan
diperbolehkan melakukan segala sesuatu sesuai dengan keinginannya.
• Authorization Violation
Pelanggaran atau penyalahgunaan wewenang legal yang dimiliki seseorang yang
berhak mengakses sebuah sistim.
• Planting
Memasukan sesuatu ke dalam sebuah system yang dianggap legal tetapi belum tentu
legal di masa yang akan datang.
• Communications Monitoring
Seseorang dapat mernantau semua infonnasi rahasia dengan melakukan monitoring
komunikasi sederhana di sebuah tempat pada jaringan komunikasi.
• Communications Tampering
Segala hal yang membahayakan kerahasiaan informasi seseorang tanpa melakukan
penetrasi, seperti mengubah infonnasi transaksi di tengah jalan atau membuat
sistim server palsu yang dapat menipu banyak orang untuk memberikan infonnasi
rahasia mereka secara sukarela.
• Denial of service
Menghalangi seseorang dalam mengakses informasi, sumber, dan
fasilitas-fasilitas lainnya.
• Repudiation
Penolakan terhadap sebuah aktivitas transaksi atau sebuah komunikasi baik
secara sengaja maupun tidak disengaja.