Kamis, 16 April 2015

Definisi E-business dan Perbedaannya dengan E-Commerce


Pengertian E-business



E-business adalah kegiatan bisnis yang dilakukan secara otomatis dengan memanfaatkan teknologi elektronik seperti komputer dan internet. E-business memungkinkan suatu perusahaan untuk berhubungan dengan sistem pemrosesan data internal dan eksternal secara lebih efisien dan fleksibel. Contoh dari e-business misalnya pembelian barang secara online melalui www.tokopedia.com. Dari proses pemesanan barang, konfirmasi pembayaran, hingga konfirmasi bahwa pengiriman barang tersebut sudah sampai kepada customer dilakukan secara elektronik.

E-business memiliki karakteristik tujuan yang sama dengan bisnis secara konvensional, hanya saja e-business memiliki cakupan yang berbeda. Bisnis mengandalkan pertemuan antar pebisnis seperti halnya rapat ditempat khusus, atau sekadar untuk berkenalan dengan partner bisnis, sedangkan e-business mengandalkan media internet sebagai sarana untuk memperoleh tujuannya.

Dalam kegiatan e-business, ada lima kemungkinan bentuk hubungan bisnis berdasarkan transaksinya, yaitu :
1. Business to Business (perdagangan antar pelaku usaha bisnis)
2. Business to Consumer (perdagangan antar pelaku usaha bisnis dengan konsumen)
3. Consumer to Consumer (perdagangan antar konsumen yang satu dengan konsumen yang lain)
4. Consumer to Business (perdagangan antar konsumen dengan pelaku bisnis atau perusahaan)
5. Intrabusiness e-business (perdangan dalam lingkup intranet perusahaan yang melibatkan pertukaran barang, jasa, dan informasi.

Sasaran dari e-business adalah pasar atau market. Menurut Forrester Research, telah terjadi perkembangan yang sangat fantastis terhadap jumlah komputer yang terhubung dalam internet, termasuk penggunanya. E-business market ini menyimpan peluang omset yang besar yang dapat diperebutkan oleh para pebisnis.

Tahapan E-business

Ada empat tahap pemanfaatan jaringan komputer dan internet untuk tujuan e-business, di mana terjadi transformasi perusahaan tradisional ke e-business, diantaranya sebagai berikut:
1.      Mendayagunakan komputer
2.      Mendayagunakan jaringan dan internet (seperti email, chat messanger, IRC, dll,.)
3.      Membangun dan mendayagunakan web
4.      E – commerce

Jadi dapat disimpulkan bahwa pengertian e-commerce dan e-business apabila tidak dipahami terlebih dahulu akan membuat pembahasan tentang hal tersebut menjadi tidak sistematis. Hal ini dikarenakan kebingungan dalam menentukan istilah yang paling cocok untuk mewakili konsep perdagangan dengan sarana elektronik.

Perbedaan yang mendasar antara e-commerce dan e-business adalah bahwa tujuan e-commerce berorientasi pada bagaimana memperoleh keuntungan, sedangkan e-business berorientasi pada kepentingan jangka panjang dan sifatnya abstrak seperti kepercayaan konsumen, pelayanan terhadap konsumen, peraturan kerja, relasi antar mitra bisnis, dan penanganan masalah sosial lainnya. Selain dari perbedaan yang dimiliki oleh keduanya, ternyata keduanya juga memiliki persamaan tujuan yaitu memajukan perusahaan menjadi perusahaan yang lebih besar dari sebelumnya.

Referensi :

Kemenkominfo: Persiapan KAA 2015 Capai 80 Persen



Renovasi Gedung Merdeka menjelang Konferensi Asia Afrika (KAA), di Jl Asia Afrika, Kota Bandung, Kamis (19/3).



REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) mengatakan persiapan pelaksanaan peringatan 60 tahun Konferensi Asia Afrika yang akan digelar di Jakarta dan Bandung, sudah mencapai 80 persen.

"Bisa dikatakan sudah mencapai 80 persen," ujar Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kemenkominfo, Freddy H Tulung.

Freddy mengatakan secara substantif tidak ada kendala dalam persiapan KAA. Namun, Kemenkominfo masih memerlukan koordinasi dengan Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) selaku penyelenggara Asia-Africa Business Summit yang akan dilangsungkan di Jakarta 21-22 April.

"Belum ada informasi tentang bagaimana peliputan di business summit itu. Kalau bisa memakai ID yang sama," kata Freddy.

Panitia KAA 2015 hanya akan mengakomodasi sebanyak 1.000 jurnalis dari dalam dan luar negeri untuk peliputan. Kemenkominfo menyediakan fasilitas media center di Jakarta, yang mengambil tempat di Exhibition Hall B, Jakarta Convention Center, bisa menampung sebanyak 1.000 jurnalis. 

Sementara di Bandung, yang terbagi di empat titik, hanya bisa mengakomodasi sebanyak 600 jurnalis. Media Center di Exhibition Hall B JCC, Jakarta akan beroperasi dari tanggal 22-23 April dari jam 07.30 hingga 21.00 WIB. 

Sebanyak 250 komputer dan 250 koneksi LAN disediakan di Media Center Jakarta dengan sambungan internet mencapai 2 Gbps. Tempat parkir untuk kendaraan para jurnalis disediakan di area parkir Gedung TVRI.

"Jadi hanya boleh 'drop' saja di JCC" ujarnya.

Sedangkan sejumlah media center di Bandung akan mengakomodasi para jurnalis pada tanggal 24 April dari pukul 06.00 hingga 18.00 WIB.

Media Center di Bandung tersebar di empat titik yaitu di Gedung PGN, Jalan Braga Panjang, Hotel Ibis-Style Braga di Jalan Braga, Gedung New Majestic, bersebelahan dengan Gedung Merdeka dan Gedung Kimia Farma.

Plenary Session akan tertutup bagi para awak media sehingga pihak penyelenggara akan menggunakan "host broadcaster" dan "host photographer" untuk menyediakan materi berita kepada jurnalis.

Kominfo juga menyediakan 10 bus bagi 200 jurnalis yang akan menuju ke Bandung dari Jakarta untuk melakukan peliputan.

Sepuluh bus akan diberangkatkan pada pukul 04.30 WIB dari Jakarta mengingat para jurnalis diharuskan sampai di area peliputan KAA selambat-lambatnya pukul 06.30 WIB.

Sementara untuk pengamanan, sebanyak 3.000 personel Brimob Mabes Polri akan dikerahkan untuk pengamanan KAA 2015 di Jakarta. Sementara 1.015 personel dari Polda Jabar dan 400 Brimob dari Polda Metro Jaya akan dikerahkan untuk pengamanan KAA 2015 di Bandung.

Peringatan 60 tahun KAA akan berlangsung dari 19-24 April 2015. Pada 19 April akan dilangsungkan pertemuan pejabat tinggi (SOM) di Jakarta dan Pertemuan Tingkat Menteri pada 20 April. Sedangkan Konferensi Tingkat Tinggi KAA akan berlangsung di Jakarta pada 22-23 April.

Rangkaian peringatan 60 tahun KAA akan berakhir pada 24 April di Bandung di mana para kepala negara akan melakukan historical walk dari Hotel Savoy Homman ke Gedung Merdeka.
KTT KAA tahun ini diharapkan menghasilkan tiga dokumen yaitu Bandung Message, Deklarasi Penguatan Kemitraan Strategis Asia dan Afrika (NAASP) dan deklarasi mendukung kemerdekaan Palestina.



Sumber : http://www.republika.co.id/berita/nasional/umum/15/04/15/nmtjux-kemenkominfo-persiapan-kaa-2015-mencapai-80-persen